Pengobatan Tumor di Belakang Mata

  • click to rate

    ​Untuk yang belum tahu bahwa tumor mata ini terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal di mata. Sifat tumor ini ada yang ganas dan ada juga yang jinak, tergantung pada kemampuannya untuk menyebar ke bagian tubuh lain.

    Gejalanya pun berbeda-beda mulai dari yang paling ringan hingga berat dan letaknya pun bisa ada di kelopak mata, belakang mata hingga di lapisan terdalam bola mata. Perbedaaan tumor jinak dan ganas hanya dari penyebarannya saja, kalau sudah ganas berarti bisa menyebar ke organ lainnya, sedangkan tumor  jinak tidak seperti itu.

    Jenis Tumor yang muncul di Mata

    Tumor yang jinak bukan berarti tidak berbahaya, tumor jenis ini juga bisa menyebabkan penderitanya mengalami berbagai keluhan. Misalnya mata merah hingga yang berat seperti gangguan penglihatan, apalagi jika tumor sudah ganas. Maka dari itulah, baik tumor jinak maupun ganas anda tetap memerlukan penangnan yang tepat.

    Tapi tumor jinak mungkin pada sebagian orang masih bisa di toleransi, kalau tumor ganas kan kanker, jadi perlu di waspadai.

    Nah, bagi anda yang ingin tahu jenis tumor ganas  dan jinak yang tumbuh di mata atau, simak ulasan berikut :

    1. Hemangioma khoroid

    Jenis tumor yang satu ini sifatnya jinak, terjadi akibat pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal. Cirinya akan timbu benjolan kemerahan di area mata atau dalam dunia medisnya disebut (hemangioma koroid). Penderita yang mengalaminya juga akan merasakan gejala berupa ketika mata terasa panas dan gatal, membengkak, memerah, terdapat benjolan yang tidak menyakitkan di mata, serta gangguan penglihatan.

    Segera periksakan ke dokter jika anda mengalami gejala diatas, dan tumor ini juga sering dikaitkan dengan penyakit yang lain seperti Sturge Weber Syndrome atau kelainan yang berdiri sendir. Makanya harus di pastikan terlebih dahulu oleh dokter.

    2. Retinoblastoma

    Dari namanaya sudah ketahuan bahwa ada hubungannnya dengan Retina.Ya,penyakit ini memang secara khusus menyerang ke bagian retina mata, dan sifatnya ganas. Biasa anak-anak sering terserang penyakit ini, dan  merupakan  4%  dari  seluruh  keganasan  pada  anak. Lebih tepatnya sering di jumpai  pada anak-anak usia 6 bulan hingga  5  tahun,  dengan  puncak  kejadian  usia  2  tahun.

    Tumor jenis ini bisa muncul di salah satu mata atau keduanya, cara menyerang nya pun sungguh agresif, makannya bersifat ganas sehingga memerlukan penanganan secepatnya.

    Ciri seseorang terkena retinoblastoma, bisa dilihat dari pupilnya, lihat apakah ada warna putih yang muncul pada bagian pupil ketika disinari cahaya. Pada orang normal, pupil tersebut justru akan memunculkan warna merah ketika terpapar cahaya. Selain itu anda juga bisa melihat gejala lainnya seperti, mata yang bengkak dan memerah, gerakan mata kanan dan kiri yang tidak selaras, pupil yang selalu dalam kondisi terbuka, juling,  mata  sering  merah,  tajam  penglihatan  menurun, dan pada fase lanjut dapat terjadi penonjolan bola mata (proptosis).

    3. Melanoma

    Melanoma termasuk kanker atau tumor ganas yang sering terjadi pada orang dewasa. Tentunya menyerang di area mata, termasuk iris, koroid, ataupun kelopak mata. Jika anda perhatikan, penderita melanoma akan tampak memiliki bentuk mata yang terlihat tidak normal.

    Mungkin pada tahap awal, penderita akan sulit untuk mengetahui keberadaan penyakit ini. Tapi jika sudah masuk tingkat lanjut dampaknya akan membuat penderitanya kehilangan penglihatan.

    4. Nevus khoroid

    Jenis tumor selanutnya bersiat jinak, akan di temukan kelainan jinak  lesi  melanosit  pada  uvea. Biasanya Nevus khoroid  sering  dijumpai  pada  pemeriksaan  funduskopi  pada  pupil  (manik  mata)  yang  dilebarkan. Tumor ini tidaklah berbahaya dan jarang menimbulkan gejala yang berarti, kecuali berhubungan dengan penyakit Retinoblastoma atau penyakit retina lainnya.

    5. Osteoma khoroid

    Ini merupakan sejenis tumor yang mengeras di tandai oleh  tulang  matur  yang  menggantikan khoroid dan sifatnya jinak. Osteoma khoroid ini jarang dijumpai, namun pada kebanyakan kasus Osteoma khoroid lebih banyak menyerang pada wanita remaja, dari umur belasan hingga dua puluhan.

    6. Medulloepithelioma

    Jeni tumor ini tumbuh di  badan  silier,  tetapi  pada  kasus  yang  jarang,  bisa ditemukan di koroid dan retina. Medulloepithelioma bisa di bilang jinak maupun ganas, dan dari ciri-cirinya pun hampir sama dengan retinoblastoma, sehingga sulit dibedakan. Untuk membedakan  antara retinoblastoma dan Medulloepithelioma perlu pemeriksaan histopatologi.

    Penyebab Tumor Mata

    Penyebab penyakit ini sampai sekarang belum di ketahui secara pasti apa penyebabnya. Tapi bila ada tumor tumbuh di kelopak mata atau selaput mata, bisa di duga bahwa itu muncul akibat paparan debu dan sinar ultraviolet.

    Selain itu faktor usia juga mempengaruhi penyakit ini, sebab Pembesaran sel warna pada mata atau kulit sekitar mata juga termasuk ke dalam kategori tumor mata jinak. Jadi proses penuaan pun ikut terlibat dalam hal ini.

    Gejala Tumor Mata

    Mengulas sedikit saa gejala yang akan di alami oleh mereka yang terkena tumor mata. Gejala yang dirasakan bisa bervariasi dan cenderung lebih ringan, bahkan ada juga yang tidak menimbulkan gejala sedikitpun.

    Hemangioma termasuk kedalam salah satu tumor jinak yang sering terjadi. Oke, berikut beberapa gejala yang hampir semua tumor mata menimbulkan gejala seperti ini :

    - Mata menonjol (tidak nyeri).
    - Mata merah.
    - Mata bengkak, gatal, dan panas.
    - Gangguan penglihatan.
    - Mata terasa seperti ada yang mengganjal.

    Sebagai catatan anda harus tahu jenis tumor yang baha dan tidak. Tumor yang hanya di sebabkan oeh virus biasanya akan mucul hanya bentuk kulit saa di bagian kelopak mata (seperti bintitan). Tapi bisa tumor terjadi karena pembesaran sel warna muncul sebagai tahi lalat pada mata atau kulit sekitar mata, maka anda perlu mewaspadainya, sebab itu bisa berubah menajadi ganas (kanker).

    Cara Mengobati Tumor Mata

    Cara mengobati tumor di mata itu tergantung pada letaknya, operasi biasanya menjadi pilihan yang paling tepat sebagai pilihan pengobatan tersebut. Jika letak tumor di luar mata, maka operasi pengangkatan akan dengan mudah nya di lakukan, namun beda ceritanya jika tumor tumobuh di belakang mata atau di dalam mata. Tentunya harus diperlukan terapi bedah atau radiasi.

    Umumnya tidak ada penanganan khusus ika tumor masih berbentuk sepertti tahi lalat, tapi tergantung penderta, bila itu mengganggu penampilan atau bersiat kanker maka dokter akan melakuakan operasi pengangkatan.

    Tapi tetap saja walaupun itu hanya sekedar berbentuk tahi lalat, anda perlu memeriksakannua setiap 6 bulan sekali. Tujuannya agar dokter bisa mengetahui perkembangan tumor, apakah berubah menjadi ganas atau tidak.

    Tumor mata merupakan penyakit yang jarang sekali di temukan dan tidak terlalu berbahaya. Tapi kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit dan mengganggu pada penglihatan penderitanya, maka dari itu jika anda mengalami gejala-gejala yang sudah di jelaskan di atas segeralah periksakan ke dokter mata.

    Baca Juga : Harga Obat Tumor dan Kanker Teregristasi BPOM