Terapi keputihan pada penderita kista

  • click to rate

    Kista merupakan benjolan yang sering tumbuh pada area rahim. Penyakit kista biasnya baru disadari penderitanya ketika kista sudah mulai membesar atau terjadi keluhan yang menganggu. Gejala yang muncul biasanya terasa ketika haid dan ketika keputihan pada penderita kista menjadi tidak normal.

    Penyebab kista belum dapat dipastikan, namun ada beberapa faktor pemicu yang mempengaruhi munculnya kista. Berikut beberapa faktor tersebut :

    • Faktor keturunan atau genetic.
    • Pernah mengalami atau tumbuh tumor.
    • Adanya ketidak seimbangan hormone pada wanita.
    • Adanya infeksi.
    • Kelainan ketika perkembangan embrio.
    • Cacat pada sel.
    • Kondisi inflamasi kronis.
    • Adanya penyumbatan di saluran tubuh tertentu.
    • Parasit.
    • Pernah mengalami cedera.

     

    Gejala Keputihan Abnormal

    Bila dilihat dari keputihan yang muncul, tentunya Anda perlu mengetahui keputihan normal dan tidak itu seperti apa. Keputihan dikatakan normal, jika berwarna jernih atau putih, tidak menimbulkan gatal, tidak berbau dan tidak menimbulkan nyeri. Namun, keputihan yang dirasakan seperti hal dibawah, segera periksakan

    :

    Warna

    Warna dari keputihan juga bisa mengindikasikan salah satu tanda bahaya. Keputihan yang dianggap tidak normal seperti berwana keputihan berwarna hijau tidak berbau atau berbau, kuning, putih susu atau bercampur darah (kecoklatan).

    Keputihan disertai nyeri

    Rasa nyeri yang timbul pada daerah panggul saat sedang keputihan, dapat mengindikasikan perlunya penanganan lebih lanjut. Keputihan disertai nyeri terjadi karena adanya peradangan. Dokter, biasanya akan meresepkan obat antbiotik jika peradangan terjadi.

    Bau

    Tanda keputihan yang bahaya juga dapat dicium dari baunya. Jika tercium bau amis atau seperti bau busuk pada keputihan perlu anda waspadai. Pada ini dapat menjadi salah satu tanda dari kanker serviks atau juga penyakit lainnya.

    Selain penyakit kita, keputihan juga dapat mengindikasikan beberpa masalah tertentu, misalnya :

    Infeksi ragi

    Infeksi ragi ini merupakan salah satu penyebab apakah orang hamil bisa keputihan atau tidak. Ciri dari infeksi ini,selain keputihan biasanya disertai kemerahan, gatal hingga rasa panas ketika buang air kecil. Namun kondiri ini biasanya akibat perubahan hormone pada wanita hamil.

    Bakteri vaginosis (BV)

    Penyebab keputihan menggumpal juga bisa dikarenakan ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat. Umumnya dalam kasus ini jarang menunjukan gejala. Namun perlu hati-hati, justru penyebab yang satu ini cukup berbahaya loh karena infeksi ini bisa saja terjadi didalam rahim. Karenanya bisa mempengarui kehamilan, misalnya ketuban pecah dini dan kelahiran premature.

    Penyakit menular seksual (PMS)

    Penyebab yang satu ini yang dianggap paling berbahaya. Karena dapat menyerang pria dan wanita. Selain akan keluar cairan berwarna kekuningan hingga hijau dan berbau tidak sedap dari jalan lahir. penyakit ini juga mengakibatkan persalinan premature. Penyakit menular seksual ini kebanyakan dikarenakan tertular dari pasangan, meskipun tiak semua kasus didapati dari pasangan. Penyakit ini pun menimbulkan infeksi rahim setelah melahirkan. Pada kasus ini diperlukan pemeriksaan juga pada pasangan untuk memastikan pasanganaanda tidak tertular, atau justu PMS berasal dari pasangan.

    Tak hanya pada wanita dewasa, keputihan juga dapat terjadi pada bayi perempuan loh ! Penyebab utama adanya keputihan pada bayi dipengaruhi tingginya hormon ibu katika hamil. Peningkatan hormone ini dapat masuk pada tubuh bayi melalui plasenta. Hal inilah yang memicu keputihan pada bayi. Warna keputihannya biasanya berwarna bening dan sedikit bercak darah, disertai vagina bayi yang telihat bengkat. Namun, hal ini merupakan hal yang normal jadi anda tak perlu khawatir.

     

    Makanan Pantangan Kista & Keputihan

    Untuk menghindari kista membesar dan mengurangi keputihan berlebih, konsumsi makanan dapat bepengaruh besar. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya dihindari bagi Anda yang mengalami keputihan pada penderita kista :

    Makanan Cepat Saji

    Tak hanya untuk pengidap kista saja, makanan cepat saji memang dinilai kurang baik jika dikonsumsi terlalu sering. Pada makanan cepat saji mengandung banyak pengawet dan juga kolesterol yang dapat memperburuk kondisi kista. Kadar kolesterol yang tinggi dapat micu penyakit jantung coroner pada seseorang.

    Minuman Soda dan Alkohol

    Minuman bersoda dan alcohol dapat memicu peningkatan kadar hormone estrogen. Yang dimana ketidaksembangan hormone dapat membuat kista semakin parah. Selain itu, minuman ini juga tidak baik untu tubuh. Dapat mememicu obesitas dan tidak baik bagi jantung.

    Minuman Yang Mengandung Kafein

    Minuman yang memiliki kandungan kafein dapat mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh. Selain itu, kopi dapat membuat kesulitan tidur jika dikonsumsi pada malam hari.

    Daging Merah

    Meski makan daging merah dinilai baik, namun lain bagi penderita kista. Konsumsi daging merah dapat anda batasi selama kehamilan.  Daging merah mempunyai kandungan kolesterol cukup tinggi sehingga dapat memicu tumbuhnya sel abnormal  termasuk memperbesar kista.

    Beberapa Sayuran dan Buah

    Pantangan makanan kista yang berikutnya adalah buah san sayur tertentu. Sayuran dan buah juga baik dikonsumsi,namun ada beberapa jenis sayur dan buah yang sebaiknya dihindari. Sayur  tauge, sawi putih dan buah nangka, durian, anggur yang sebaiknya dihindari.

     

    Makanan Sehat Untuk Kista & Keputihan 

    Selain ada makanan yang perlu dihindari, ada juga makanan yang justru disarankan untuk dikonsumsi penderita.

    Pisang

    Pisang biasanya dikonsumsi oleh seseorang yang sedang melakukan program diet. Pisang juga dapat membantu mengobati keputihan. Konsumsi 1 buah pisang setiap harinya sudah cukup untuk mencegah keputihan. Anda juga bisa menaambahkan susu dan madu ketika membuat jus pisang.

    Delima

    Buah delima cukup jarang dijual dipasaran, namun manfaatnya tidak diragukan lagi. Selain buahnya yang dapat anda olah menjadi jus, daunnya juga mempunyai khasiat untuk keputihan. giling 30 lembar daun delima yang bersih dengan tanbahan merica. Setelah halus tambahkan air hangat. Konsumsi 1 hari sekali.

    Jambu

    Jus untuk menghilangkan keputihan selanjutnya adalah buah jambu. Hampir sama seperti delima, daun dari buah jambu pun bermanfaat untuk keputihan. Caranya yaitu dengan merebus daun jambu yang sudah dicuci bersih. Setelah air rebuan berubah warna, bersihkan daerah kewanitaan dengan air rebusan tersebut.

    Selain konsumsi buah-buahan, ada juga pengobatan keputihan abnormal alami lainnya dan bahan yang mudah ditemui. Berikut beberapa cara alami menghilangkan keputihan :

    Teh Hijau

    Teh hijau ternyata tak hanya nikmat diminum bersama beberpa camilan, ternyata bisa dimanfaatkan untuk pengobatan keputihan. Berikut caranya :

    - Rendam teh hijau di air hangat  10 menit.
    - Lalu taruh  di dalam kulkas 15 menit.
    - Bersihkan area kewanitaan, setelah bersih letakkan di area kewanitaan selama beberapa saat.
    - Bilas seperti biasa, lalu keringkan.

    - Lakukan terapi ini dipagi hari dan sebelum tidur.

    Jahe

    Meski jahe lebih dikenal untuk penghangat tubuh atau biasa digunakan untuk jamu, namun bisa juga untuk mengibati keputihan. Berikut caranya :

    Bahan :

    • 1 ruas jahe (dimemarkan).
    • 1 gelas air.
    •  Madu secukupnya.

    Cara membuatnya :

    •  Bersihkan jahe, lalu rebus dengan 1 gelas air. Biarkan hingga mendidih.
    •   Setelah mendidih, saring air rebusan sambil ditunag pada gelas.
    •   Konsumsi selagi hangat.
    •   Anda bisa tambahkan madu jika tidak kuat dengan rasa pedas jahe. Konsumsi rebuskan jahe ini 2 kali sehari.

    Daun Sirih

    • Siapkan 3 lembar daun sirih yang sudah dibersihkan, lalu rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih.
    • Biarkan airnya surut hingga menjadi 1gelas, lalu matikan api.
    • Tunggu hingga agak hangat sebelum dikonsumsi. anda juga dapat menambahkan madu atau lemon agar lebih nikmat.
    • Konsumsi air rebusan daun sirih ini 2 hari sekali.

    Selain diminum air rebusannya, anda bisa juga gunakan rebusan air daun  sirih ini untuk membilas organ intim. Namun, tidak boleh terlalu sering ya ! Agar,mengganggu keseimbangan pH organ intim. pH yang tidak seimbang pada daerah kewanitaan justu dapat memicu keputihan.

    Selama terapi juga, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, yaitu :

    • Keringkan daerah kewanitaan jika sudah buang air kecil.
    • Segera ganti celana dalam jika sudah terasa basah atau lembab.
    • Hindari menggunakan celana yang terlalu ketat.
    • Berbanyak untuk konsumsi buah-buahan dan sayur-mayur.
    • Melakukan olahraga ringan.

    Baca Juga : Obat Herbal Untuk Atasi Kista & Keputihan