Hal yang Menyebabkan Harga Mobil Bekas Turun

    • 15 posts
    January 6, 2018 10:30 PM EST

    Mobil memang salah satu alat transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia dan memang banyak dijadikan sebagai kendaraan pribadi yang digunakan untuk berpergian mau pun bekerja. Kebanyakan dari masyarakat lebih suka membeli mobil second dari pada yang baru karena harganya yang lebih murah. Tetapi bagi si penjual, hal ini adalah rugi karena harga mobil bekas jauh lebih murah dibanding dengan mobil baru, lebih mahal saat membeli baru dan saat dijual kembali mendapatkan kerugian yang besar. Harga yang turun jauh ini bukan disebabkan oleh kualitas mesin mobilnya, namun ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan hal itu. Berikut adalah beberapa faktor yang membuat harga jual kembalinya sangat kecil:

    1. Kebiasaan Merokok
    Mempunyai kebiasaan merokok di dalam mobil akan membuat kerugian besar untuk Anda saat menjual kembali mobil yang dimiliki. Hal ini dikarenakan bau rokok yang susah hilang jika sudah menempel di bagian kabin dan juga pelapis mobil. Rokok juga terbukti dapat merusak kinerja AC atau Air Conditioner dalam mobil karena jika Anda merokok, maka jendela akan dibuka dan debu dari jalanan mau pun dari punting rokok akan dengan mudah masuk ke dalam AC, apalagi jika AC tidak dimatikan. Hal ini akan menjadi nilai minus bagi pemilik mobilnya. Akan lebih baik jika tidak merokok di dalam mobil dan melakukannya diluar dan akan sangat baik jika Anda berhenti merokok.

    2. Banyak yang Baru
    Faktor lain yang membuat harganya anjlok adalah banyaknya mobil keluaran baru dengan berbagai desain dan teknologi yang canggih. Hampir setiap bulan pasti ada merek mobil yang mengeluarkan jenis terbarunya dan masyarakat pada sekarang ini pun lebih mementingkan gaya dan penampilan mereka. Mereka lebih mempunyai gengsi yang lebih tinggi sehingga ingin sesuatu yang terbaru dan tercanggih yang dapat mereka miliki. Dengan hal ini, harga yang bekas pun akan jauh menurun karena mereka pasti lebih tertarik untuk membeli yang berdesain baru dan canggih. Karena mobil tersebut baru, jadi pastinya belum ada yang menjual bekas pakainya.

    3. Banyak Promo
    Selain banyaknya model baru, banyaknya promo atau diskon juga mempengaruhi harga mobil bekas di Indonesia. Masyarakat pun akan lebih tertarik untuk membeli mobil baru ketimbang yang bekas, karena mobil baru pastinya disertai oleh diskon yang menggunung serta promo yang menguntungkan mereka. Sedangkan yang bekas tidak pernah mempunyai promo. Hanya harganya yang murah saja yang menjadi daya tarik. Namun jika harga tersebut tidak terlalu berbeda jauh dari yang baru karena adanya diskon dan promo, maka lebih baik mereka membeli yang baru dari pada yang bekas. Hal ini mampu menarik masyarakat sehingga mereka tidak tertarik untuk membeli yang sudah dipakai orang lain.

    Sumber


    This post was edited by tania bae at January 6, 2018 10:31 PM EST